Rajek.id - Sejarah Desa Rajek
Desa Rajek merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Desa ini berjarak sekitar 4 km dari pusat kota Godong ke arah Semarang dan 40 km dari Kota Semarang ke arah Purwodadi.
Meskipun informasi spesifik mengenai sejarah panjang Desa Rajek secara mendalam tidak banyak ditemukan, ada beberapa poin penting yang bisa diungkap:
Asal Usul Nama "Rajek" (Legenda): Menurut sejarah dan legenda yang diturunkan oleh sesepuh dan tetua desa, nama "Rajek" memiliki kaitan erat dengan kisah Raden Syahid (Sunan Kalijaga) dan adiknya, Dewi Roso Wulan. Konon, Dewi Roso Wulan pergi dari rumah mencari kakaknya, Raden Syahid, yang diusir oleh ayah mereka, Bupati Tuban (Wilatikta). Dalam perjalanannya, Dewi Roso Wulan jatuh sakit. Di dekat tempatnya terkulai sakit, terdapat sebuah telaga pemandian. Dewi Roso Wulan mandi dan melakukan laku ritual di telaga tersebut, yang akhirnya menyembuhkan penyakitnya. Telaga inilah yang kemudian diyakini sebagai Sendang Beluk, yang airnya terus bergolak seperti air yang sedang direbus. Meskipun tidak dijelaskan secara langsung bagaimana kaitan kisah ini dengan nama "Rajek", cerita ini merupakan bagian dari narasi historis yang ada di Desa Rajek.
Kaitan dengan Kecamatan Godong: Desa Rajek adalah bagian integral dari Kecamatan Godong. Sejarah Kecamatan Godong sendiri sudah dikenal sejak zaman Kerajaan Majapahit. Nama "Godong" dalam bahasa Jawa berarti "daun". Konon, daerah ini pada masa Majapahit dikenal sebagai penghasil kayu dan dedaunan (seperti daun pisang dan daun jati) yang banyak dimanfaatkan masyarakat kala itu. Ada juga legenda tentang dua putri raja, Mayangsari dan Mekarsari, yang dimakamkan di bawah pohon berdaun rimbun (Wi Godong Ketel), yang kemudian menjadi asal nama Godong.
Perkembangan Administratif dan Kehidupan Desa: Secara administratif, Desa Rajek memiliki pemerintahan desa yang dipimpin oleh seorang kepala desa/lurah. Desa ini juga memiliki pemuka agama dan masyarakat. Seperti desa-desa lainnya, Desa Rajek terus berupaya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, khususnya yang mendukung perekonomian desa, seperti jalan, JUT (Jalan Usaha Tani) dan jembatan.
Meskipun detail historis mengenai kapan persisnya Desa Rajek berdiri atau peristiwa penting apa saja yang terjadi di sana mungkin tidak terdokumentasi secara luas, legenda dan kaitannya dengan sejarah Godong memberikan gambaran mengenai akar budaya dan spiritual desa tersebut.